Penulis : Abdul Muis Joenaidy
Perkembangan teknologi informasi yang kian pesat kini telah menjadi bagian penting dalam pendidikin dan pembelajaran. Pembelajaran di era revolusi industry era 4.0 bukan lagi hanya dilakukan di dalam kelas. Perkembangan ini tentu harus menjadi perhatian bagi pendidik sebagai garda terdepan di dunia pendidikan harus melek teknologi, beradaptasi mengikuti perkembangan terbaru, sekaligus mampu memanfaatkannya dalam pembelajaran. Hal ini perlu dilakukan mengingat pembelajaran sekarang sudah tak dibatasi oleh ruang dan waktu. Artinya, pembelajaran dapat dilakukan dimanapun, kapan pun, bahkan tidak mengenal jarak. Pembelajaran di era revolusi industry 4.0, pendidik diharapkan mampu berinovasi melalui berbagai cara dan tentunya memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin dalam pembelajaran. Buku ini membahas konsep-konsep sekaligus langkah-langkah praktis/ strategi pembelajaran di era revolusi industry 4.0, guna membantu pendidik beradaptasi terhadap era kekinian.
Penulis : Husain Muhammad Syamir
Iman bukan hanya ucapan yang dinyatakan dan bukan sekedar syi'ar yang didengungkan; iman itu adalah taat, tunduk, patuh, melaksanakan Syariat Allah secara lahir dan batin; maka Iman itu harus tetap bergelora dalam jiwa, bergemuruh dalam ucapan lidah dan semarak dalam amaliah lahiriah; sebagai suatu kesatuan, yang satu sama lain saling menopang.Ahlus Sunnah sepakat bahwa Iman itu bisa bertambah dan bisa berkurang: bertambah dengan bertambahnya amal shalih dan ketaatan serta berkurang dengan kemaksiatan. Dan ada banyak faktor yang bisa menyebabkan Iman semakin lemah, yang kalau tidak segera dibenahi, maka ia bisa merusak pondasi Iman, dan dengan mengabaikan hal itu, menunjukkan adanya permasalahan pada dasar keimanan seseorang. Dan salah satu cara mengevaluasi Iman dan mengidentifik sisi yang perlu dibenahi, adalah dengan mengenal apa-apa yang bisa melemahkan iman. Nah, buku kita ini mencoba melakukan identifikasi tersebut, demi membantu kita lebih mudah untuk berbenah diri, dan agar iman tetap stabil.berbenah diri, dan agar Iman tetap stabil. Buku 31 sebab lemahnya Iman ini patut dikaji setiap Muslim yang ingin selalu mendaki tangga kemuliaan didunia dan di akhirat
Penulis : Elisabeth Siwi
Buku ini disusun dengan tujuan membantu mahasiwa kebidanan untuk mempelajari mata kuliah keterampilan dasar kebidanan (basic midwife). buku ini disusun dalam beberapa bab, yang berisi tentang: Konesp manusia; Konsep sehat,sakit dan penyakit; Pencegahan infeksi dalam praktik kebidanan; Instrumen dalam praktik kebidanan; Pemeriksaan fisik; Prosedur pemebrian obat; Perawatan bedah kebidanan; Asuhan pada klien menhadapi kehilangan dan kematian
Penulis : John Xavierr
Hell, the place of eternal damnation. Not that different from Earth really. And for the daemons who live there, existence is largely a mundane affair; horror and atrocity being just the staples of ordinary routine. For one Asmodeus Cambioni however, his bland corporate servitude as a third-class torturer is about to be disrupted when he accidentally stumbles into events threatening to erode the very foundations of evil itself. A fantastical black comedy full of cheerfully grotesque episodes, Society in Hell is a vivid depiction of the ultimate dystopia.
Penulis : Dr.H.Dalman, M,Pd
Membahas mengenai paparan konsep keterampilan membaca yang meliputi pengertian membaca, tujuan membaca, jenis membaca, tahapan membaca, minat baca, karakteristik pemilihan bahan bacaan, serta teknik dan metode membaca. memuat juga model membaca terbaru yang efekti meningkatkan kemauan siswa dalam memahami isi bacaan
Penulis : Ikhsan Ahmad
Pesantren kobong adalah identitas budaya, khususnya di Banten yang tidak boleh hilang hanya karena persoalan dan kebutuhan-modernitas dalam pembangunan. Segala sesuatu yang modern bisa jadi akan terus tergantikan oleh sesuatu yang dianggap lebih modern, tetapi pesantren kobong harus tetap menjadi identitas modernitas tadi yang sesungguhnya secara hakiki jauh melampaui dimensi modern. Menurut beberapa artikel, Kobong merupakan istilah untuk asrama yang ditinggali oleh para santri. Awalnya kobong merupakan bangunan berdindingkan bambu dengan lantai bambu yang disebut amben. Kata kobong merujuk kepada istilah lokasi tempat tidur santri atau kamar yang berderet, bukan merujuk pada bahasa Jawa yang artinya terbakar. Pada zaman dahulu kamar santri lazimnya terbuat dari kayu. Akan tetapi pada masa sekarang sudah banyak menggunakan bahan seperti semen pasir kerikil besi dan lain lain yang diwujudkan menjadi tembok ataupun beton. Beberapa ciri khas dari santri Kobong adalah pelajaran yang dipelajari yaitu kitab Klasik yang sering disebut dengan kitab kuning ataupun kitab gundul. Selain itu, untuk pakaian, para santri biasa menggunakan sarung dan baju koko atau yang lain. Sedangkan santri putri dengan sarung, pakaian menutup aurat dengan model kerudung yang sederhana khas santri putri. Pada dataran metode kegiatan belajar mengajar, pesantren kobong pada dasarnya menggunakan metode sorogan dan bandongan. Metode ini juga kadang masih banyak pesantren modern yang mempraktekkannya pada saat mengaji kitab klasik.
Penulis : Jimmo Morrison
Aku mengetuk kakiku di lantai, hujan makin deras. Beberapa menit kemudian secangkir kopi hitam yang kupesan lagi datang. Kuteguk perlahan dan ikut bernyanyi lagu lama. Little patience, mmm yeah, ooh yeah I need a little patience, yeah Just a little patience, yeah Orang-orang di dalam caf melihatku, aku tak peduli. Aku terus bernyanyi sampai mataku terpenjam. Saat mataku terbuka kulihat Marta berdiri di depanku. Apa kau memikirkan aku, Jim? tanya Marta pelan. Aku diam, suasana menjadi sepi tiba-tiba. Lagu Patience yang tadi terdengar sekarang hilang, lalu orang-orang di dalam caf tak mengeluarkan suara, dan hanya mulutnya yang bergerak.
Penulis : yen Nurlaelawati, Tina Priyantin
Buku ini disiapkan oleh Pemerintah dalam rangka pemenuhan kebutuhan buku pendidikan yang bermutu, murah, dan merata sesuai dengan amanat dalam UU No. 3 Tahun 2017. Buku ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Buku ini merupakan dokumen hidup yang senantiasa diperbaiki, diperbarui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis atau melalui alamat surel buku@kemdikbud.go.id diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini
Penulis : Achi TM
βDia itu mister smile, Rin. Selama dua tahun gue sekelas sama dia, gak pernah sekalipun gue ngeliat dia murung. Suer,β kata Cintya kepada Karin.βHmm.. yang paling bahagia? Kayaknya si Aa Galang,β kata cowok anak kelas sepuluh.βPasti Galanglahβ¦ selama dua tahun di ekskul basket, ga pernah gue liat dia sedih. Bahkan pernah mukanya kena bola basket dan hidung berdarah tapi dia tetap senyum happy dan bilang Alhamdulillah. Aneh, kan?β kata Ujang tentunya.Nyaris semuanya yang dia tanyakan selalu menjawab Galang. Karena ngga sabar lagi, Karin pun menghampiri Galang.
Penulis : Bambang Cahyono, Ir D. Juanda Jayasamudra, Ir, M.Si Warsana, SP
Koro Benguk (Budi Daya, Analisa Usaha Tani dan Pemanfaatannya)